Terjemah Nahwu Wadhih Juz 2 Kaidah Ke-80-83 Dhomir Mustatir
San3kalongbm.com - Terjemah Nahwu Wadhih Juz 2 Kaidah Ke-80-83 Dhomir Mustatir - Dengan menggunakan terjemah Nahwu Wadhih Juz II ini semoga lebih cepat dalam memahami bahasa Arab yang sesuai dengan nama kitabnya Wadhih atau jelas. Sebab dengan tanpa adanya terjemah terkadang kita masih menemukan beberapa kesulitan saat mempelajarinya.

Oleh sebab itu, admin San3kalongbm.com akan berbagi kembali tentang Terjemah Nahwu Wadhih Juz 2 Kaidah Ke-80-83 Dhomir Mustatir. Sebagai kaidah yang menjadi lanjutan dalam kitab Nahwu Wadhih Juz I yang dibahas sekaligus diulas oleh pengarang kitab Nahwu Wadhih Dr. 'Ali Al-Jarim dan Dr. Mustofa Amin.
Dalam terjemah ini admin bagikan dengan beberapa contoh kalimat dan pembahasan yang singkat, dengan sebuah harapan agar lebih mudah untuk dipahaminya.
Berikut Kaidah Ke-80-83 Dhomir Mustatir:
Terjemah Kaidah Ke-80-83 Dhomir Mustatir
80. Dhamir mustatir adalah dlamir yang bersambung dengan fi'il, tetapi tidak keluar diucapkan.
81. Dhomir mustatir dalam fi'il madhi, jelasnya adalah huwa dan hiya
82. Dhamir mustatir dalam fi'il mudlari', bentuknya adalah berbeda-beda, sesuai dengan perbedaan huruf-huruf mudlara'ah.
83, Dhamir mustatir dalam fi'il amar, jelasnya adalah anta.
Contoh-Contoh:

- Onta itu duduk.
- Merpati itu bertelur.
- Anjing itu menggonggong
- Anak perempuan itu pandai memasak.
- Saya ingin engkau rajin.
- Sesungguhnya kami senang pada keberhasilanmu.
- Hormatilah orang yang lebih tua.
- Bersikanlah sepatumu.
Pembahasan:
Apabila seseorang bertanya kepadamu, mana fa'il untuk fi'il-fi'il بَرَكَ (duduk), وَغَرَّدَتْ (bertelur), يَنْبَحُ (menggonggong), اُرِيْدُ (ingin), تُحْسِنُ (pandai), تَجْتَهِدُ (rajin), نُحِبُّ (senang), عَظِمْ (hormatilah) dan نَظِفْ (bersihkanlah) itu? Pertanyaan tersebut akan engkau jawab bagaimana?
Apabila engkau perhatikan sebentar, tentu engkau dapat menjawab, karena pada tiap-tiap fi'il ini ada dhamirnya, ia itulah fa'ilnya, tetapi dhamir ini tidak terlihat. Karena itu dhamir ini disebut dhamir mustatir (tersembunyi).
Apabila engkau perhatikan dua fi'il madli seperti: بَرَكَ dan غَرَّدَتْ maka dapat engkau lihat, bahwa fa'il kedua fi'il tersebut adalah dhamir, jelasnya dhamir هُوَ yang menjadi kata ganti lafazh “al Jamalu” pada fi'il pertama dan dhamir هِىَ yang menjadi kata ganti lafazh “al hamaamatu” pada fi'il kedua. Kejelasan dhamir mustatir pada setiap fi'il madli tidak terlepas dari dua dhamir ini.
Apabila engkau melihat fi'il-fi'il mudlari' pada contoh-contoh kalimat di atas, maka akan engkau lihat, bahwa bentuk dhamir mustatir dalam fi'il mudhari' itu berbeda, karena perbedaan huruf mudharaahnya.
Adapun fa'il yang tersembunyi pada fi'il mudhari yang dimulai dengan huruf ya' seperti kata يَنْبَحُ adalah هُوَ yang dimulai dengan ta' muannats adalah هِىَ, yang dimulai dengan hamzah adalah اَنَا , yang dimulai dengan nun adalah نَحْنُ dan yang dimulai dengan ta' mukhathab, maka fa'ilnya yang jelas adalah اَنْتَ
Apabila engkau melihat pada fi'i-fi'il amar seperti عَظِّمْ dan وَنَظِّفْ, maka dapat engkau temukan bahwa fa'il (dari fi'il amar) tersebut adalah dhamir mustatir, jelasnya adalah selalu اَنْتَ,
Demikian Terjemah Nahwu Wadhih Juz 2 Kaidah Ke-80-83 Dhomir Mustatir, semoga dengan membaca dan mempelajari terjemah kaidah-kaidah ke-76-79 yang ada pada kitab Nahwu Wadih Juz 2 ini dapat membantu mempercepat dalam mendalami bahasa Arab.
Untuk pembahsan berikutnya yaitu Kaidah Ke-84-85 Isim Maushul
Jika ingin melihat lengkap Terjemah Nahwu Wadhih Juz 2 lengkap ada disini ⇨ Kumpulan Terjemah Kaidah Nahwu Wadhih Juz 2
Tetap ikuti Situs San3kalongbm.com untuk mendapatkan update informasi seputar Religi dan terjemah kitab-kitab pesantren salaf. Wallahu A'lam bisowab.....
Terimakasih, Wassalam .....San3kalongbm
Post a Comment for "Terjemah Nahwu Wadhih Juz 2 Kaidah Ke-80-83 Dhomir Mustatir"